ASTAGFIRULAHALAZIM..!! SUNGGUH MENYEDIHKAN BAYI INI MENGALAMI KELAINAN KROMOSOM DAN DI TOLAK OLEH KEDUA ORANG TUANYA KERNA KONDISI FISIKNYA YANG BERBEZA DARI ANAK ANAK YANG LAIN, TOLONG SEBARLUASKAN AGAR BANYAK YANG MENDO'AKAN SI BAYI INI.

ASTAGFIRULAHALAZIM..!! SUNGGUH MENYEDIHKAN BAYI INI MENGALAMI KELAINAN KROMOSOM DAN DI TOLAK OLEH KEDUA ORANG TUANYA KERNA KONDISI FISIKNYA YANG BERBEZA DARI ANAK ANAK YANG LAIN, TOLONG SEBARLUASKAN AGAR BANYAK YANG MENDO'AKAN SI BAYI INI.




Bayi perempuan berusia dua minggu berjuang bertahan hidup sesudah ditelantarkan orangtuanya.

Ke dua orang-tua tidak mau menjaga putrinya lantaran bayi itu berpenampilan fisik aneh dan kulit keriput.

Bayi yang bahkan belum diberi nama itu sekarang ini ada pada bimbingan kakeknya.

Sang kakek memberikannya s*su kambing dengan sendok sepanjang dua minggu terlebih dulu membawa bayi malang itu ke tempat tinggal sakit di Maharashtra, segi barat India.

Si bayi mungil lahir prematur. Beratnya cuma 800 gr. Hasil uji Intra-Uterine Growth Retardation (IUGR), di kenali bayi itu menanggung derita sebagian kelainan kromosom.

Ibunya, Mamata Dode (25), disebut-sebut menampik m*ny*su! nya lantaran penampilan bayi yang aneh. Ia bahkan belum bertandang ke anak itu dirumah sakit.

Bahkan ayahnya, Ajay Dode (25), juga menampik untuk menerimanya.

Hanya sang kakek, Dilip Dode, masihlah memiliki belas kasihan.

Kakek membawa cucunya ke tempat tinggal sakit di Mumbai, yang jaraknya 138 km. dari desa mereka sesudah cucunya itu sakit.

“Saya demikian berterima kasih pada tempat tinggal sakit lantaran memberi pengobatan gratis pada cucu saya. Ini betul-betul menyedihkan, bahkan orang tuanya menampik. Tetapi saya bakal berupaya menyelamatkannya, ” katanya ditulis The Daily Mirror.

Dilip Dode bekerja sebagai buruh. Ia mengemukakan apabila putranya dan menantu menginginkan anak yang sehat, seperti putri mereka yang berumur tiga th., Payal.

Tetapi mereka terperanjat dan ngeri waktu lihat bayi yang baru lahir fisiknya aneh.

“Selama k*h*m! lan menantu, anak saya teratur membawanya untuk memeriksakan kandungan di pusat service kesehatan primer di desa kami. Tetapi dokter tidak pernah

mengemukakan ada
persoalan dengan bayi mereka, ” urainya.

Mamata Dode m*lah! rk*n

dengan normal. Tetapi setelah kaget saksikan keadaan bayinya, suami istri ini memberinya pada orang-tua.

Tampilan yg tidak umum buat berita mengenai bayi ini cepat menebar.

Saudara dan beberapa orang desa ramai-ramai datang menengok. Namun setelah memandangnya, mereka lari ketakutan.

“Tak satu juga dari mereka memegang bayi ini lantaran mereka fikir bakal menularkan penyakit. Bahkan putra saya dan menantu menampik menerimanya lantaran malu sudah m*lah! rk*nnya ke dunia. Namun saya kenali itu bukanlah kekeliruan bayi. Jadi saya mulai merawatnya. Harapan saya cuma satu, dia baik-baik saja dan hidup normal, ” terang sang kakek.

“Saya bakal berusaha memberi kepercayaan orangtuanya untuk menerimanya. Namun jika mereka masih tetap menampik, saya bakal membesarkannya sendiri. Tidaklah kekeliruannya terlahir berbeda dan saya akan tidak membuangnya lantaran penyakit ini, ” lanjutnya.

Tempat tinggal Sakit Wadia di Mumbai telah setuju untuk penuhi biaya perawatan, 500. 000 rupee (sekitaran Rp 104, 22 juta).

Dr Minnie Bodhanwala, CEO dirumah sakit, menyampaikan bayi itu alami dehidrasi saat tiba dirumah sakit. Jika saja telat, bakal mengakibatkan fatal.




“Tapi saat ini dia merespon penyembuhan medis serta keadaannya tambah baik, ” katanya ditulis The Daily Mirror.

Dr Minnie Bodhanwala menerangkan, sekarang ini bayi itu nampaknya menanggung derita IUGR atau Intra Uterine Growth Retardation, mengacu pada keadaan keterbelakangan perubahan waktu l*h! r.

“Tapi kita tidak dapat mengemukakan persoalan yang sebenarnya terkecuali kita peroleh hasil penuh dari laboratorium. Setelah semuanya tes dan hasil yang diperlukan datang, kita bakal menguraikan diagnosis dan langkah pengobatan, ” sebutnya.

Sebagian dokter bakal lakukan Karyotyping (analisa kromosom) serta pada akhirnya bakal tampak 15 hari kemarin untuk meyakinkan persoalan apa yang terserang si bayi.

Sampai bakal di kenali apakah kondisi itu yaitu warisan genetis atau tidak.

Post a Comment

loading...